Jeritan Ibu sudah bisa aku dengar.
Aku dapat merasakan kehangatan dunia berkatnya.
Namun mataku masih saja tertutup.
Untuk membuka mata sangatlah sulit.
Aku tidak mau mengecewakan Ibu, aku akan terus mencoba.
Rasanya sangat sulit, tapi akhirnya aku berhasil
Inilah awal ceritaku di dunia.
Hari ulang tahun adalah hari yang ditunggu semua orang. Apalagi kalau orang itu memiliki banyak teman di sekitarnya. Seperti aku, aku adalah pengurus OSIS di SMA ku. Dan hari ini, tanggal 16 Januari aku berulang tahun. Aku senang karena aku memiliki banyak teman, aku juga senang karena memiliki seorang kekasih yang sangat peduli padaku. Sikapnya yang dingin kepada semua orang itu tidak berlaku untukku. Setiap hari ia selalu menggenggam tanganku, bertanya bagaimana perasaanku hari itu, apa saja hal yang menarik yang terjadi pada hari itu. Jam dinding di ruang OSIS menunjukkan pukul 5 sore. Aku masih menunggu dia disini sampai dia menyelesaikan kelasnya. Teman-temanku yang lain sudah pamit setelah memberiku kejutan istimewa. Aku menatap layar ponselku, membuka kuncinya, mematikan layarnya, membuka kuncinya lagi, mematikan layarnya lagi, berulang-ulang entah sampai berapa kali. Aku menunggu pesan darinya. Kini jam sudah menunjukkan pukul 6 s...
Komentar
Posting Komentar